Ini adalah dorama Toma kun kedua yang saya review. Mungkin tidak sepopuler Hana Kimi, tapi menurut saya dorama ini juga patut ditonton. Selain menyajikan kegantengan Ikuta Toma, ceritanya juga enggak pasaran.
Genre: Suspense, Legal --> karena ceritanya seputar di pengadilan gitu kali ya??
Rating : 4 of 5
Judulnya Majo Saiban atau The Witch Trial
Walaupun ada labelnya "witch", dorama ini sama sekali nggak berhubungan dengan cerita penyihir-penyihiran. "Witch" hanyalah sebutan bagi Kashiwagi Kyoko, tersangka kasus pembunuhan terhadap suaminya. kashiwagi Kyoko dijuluki 'witch' atau Majo karena sedari kecil, dia selalu dituduh mengakibatkan kematian orang-orang yang dekat dengannya. Termasuk dalam kasus yang terakhir ini, Kyoko dituduh membunuh suaminya dengan tudingan untuk memperoleh harta warisan yang tidak sedikit.
Yoshioka Toru (IKUTA TOMA) dan tujuh orang lainnya terpilih sebagai lay judge, atau juri di persidangan dalam kasus pembunuhan yang melibatkan Kashiwagi Kyoko. Jadi nih, kalo di cerita ini, keputusan tersangka itu bersalah atau tidak ditentukan dengan voting oleh para hakim dan para lay judges itu. *aneeh*
Ini para lay judges tersebut...
Sedari awal persidangan, para lay judges ini berpendapat bahwa defendant Kashiwagi Kyoko memang bersalah (guilty) membunuh suaminya sendiri. Nah dari sinilah cerita bermula... Ternyata ada suatu organisasi yang berusaha mengendalikan keputusan para lay judges -sepertinya dipekerjakan oleh the witch- dengan cara memeras mereka. Dengan demikian pada persidangan kedua, keputusan beberapa lay judges sudah berubah, menyatakan 'not guilty'.
Toru termasuk salah satu lay judges yang mendapat ancaman itu, dan dia segera menyadari bahwa ada sesuatu yang mengendalikan para lay judges. Toru yang meyakini bahwa 'the witch' memang bersalah mengupayakan berbagai cara agar para lay judges dapat memilih dengan jernih, tanpa terpengaruh apapun, termasuk dengan pemerasan yang dilakukan organisasi gelap itu.
Sialnya, pacar Toru, Motomiya Kaori (Higa Manami), seorang reporter televisi justru mendapat kesempatan wawancara ekslusif dengan 'the witch', Kashiwagi Kyoko. Dari hasil wawancara itu, Kaori seolah menjadi simpatik dengan Kyoko dan berita yang ia tulis cenderung membela Kyoko. Bahkan ia jadi cenderung menghindari Toru yang terang-terangan menunjukkan gelagat bahwa Kyoko bersalah.
Toru berusaha menggandeng Watabe Izumi (Kato Ai), lay judge lainnya, seorang ibu rumah tangga untuk mengungkap kebenaran di balik kasus ini. Namun kedekatannya dengan Izumi justru membuat Kaori cemburu dan melakukan hal yang .... rrrrgh, menyebalkan pokoknya >.<
Motomiya Kaori, pacarnya Toru... entah kenapa saya nggak suka sama pemerannya :p
Bahkan di tengah cerita, organisasi yang mengendalikan keputusan para lay jugdes itu berubah lagi. Kali ini dia menyuruh para lay judges memilih guilty, karena dia sudah disewa oleh adik dari korban, yang menginginkan Kyoko dipenjara sehingga dia bisa memperoleh warisannya.
Huufffttt.... benar2 tidak bisa diduga, bahkan sampai episode terakhir, baru kita bisa tau yang sebenarnya. Apakah the witch itu bersalah? atau tidak bersalah??
Ending yang benar-benar nggak bisa ditebak plus membuat kita jengkel setengah mati :D
Begitulah, saya menyukai dorama ini dari segi cerita dan endingnya yang tidak bisa ditebak. Lalu, ada satu quote yang sering sekali diucapkan oleh Toru: THINK TWICE, maksudnya sebelum bertindak, harus berpikir dua kali dulu agar tidak menyesal. Sepertinya quote ini patut kita terapkan juga :D
Tapi Toma kun disini rambutnya keliatan acak2an banget, nggak begitu suka model rambutnya....
Saya lebih suka dia yang berpotongan rapi seperti waktu jadii Serizawa Naoto di Maou :)
Ini screen shoot dari episode 1 dan episode terakhir
Kalau mau download dari Indowebster bisa dari sini
Sekali lagi kalau malas download, silakan minta saja sama saya, hehehe....
Kamis, 07 Juli 2011
Senin, 04 Juli 2011
Thai Food d^0^b kenapa nggak dari dulu??!!!
Hari Jumat kemaren saya lunch bareng tiga teman sekantor :)) Cewek2 gituh,...sementara karyawan pria pada jumatan, kita ni cewek2 malah pergi keluar, hehehe... Kita maem di Phuket, Kedai Makan khas Thailand.
Kalau nama Phuket ya saya udah sering banget denger, udah tau juga dari dulu... Cuma yaaa....dulu, masih mahasiswa, kalo nggak gratisan, mana berani masuk ke resto yang dari namanya aja udah keliatan harganya :p
Setau saya, Phuket udah ada beberapa cabang di Yogyakarta. Yang kemarin kita kunjungi, deket sama kantor saya ada di Jalan HOS Cokroaminoto, pas setelah pom bensin dan sebelum rel kereta api. Selain disitu, yang saya tau ada juga di sebelum flyover lempuyangan kalo dari arah utara.
Siang itu kita pesen tom yam seafood, ayam goreng wijen, ayam bakar saus BBQ ala Phuket dan Salad mangga muda :) Pertama kali dengar sih ya aneh, tp setelah nyobain, segeeer!!! nggak begitu kecut, malah ada manisnya juga. ada taburan ikan teri nya juga, aneh kan... :|
ini nih salad mangga muda yang selanjutnya langsung jadi favorit saya :)
Kemudian menu wajib kalo maem Thai ya itu TOM YAM. Namanya tom yam, saya belum pernah nyobain sebelumnya. Alasannya sepele, takut nek harganya mahaaal :p *dasar mahasiswa* Setelah nyobain, ternyata....cocok banget sama lidah saya. Rasanya kan rempah banget tuh, asem manis campur2 gitu... Habis maem tom yam yang bumbunya kerasa banget, trus dilanjut maem salad mangga muda, rasanya jadi ada yang menetralisir :)
Pokoknya siang itu saya puas banget bisa maem Thai Food. Secara, baru pertama kali, dan saya langsung jatuh hati.
Hahaaa...ternyata maem siang itu belum memuaskan saya, karena Malamnya saya kesana lagi bareng pacar :D sekalian mau pamer tempat makan enak baru...
-__-
Ini tom yam ayam yang kita pesen :)
Masih tetep pesan salad mangga muda, tapi kali ini saya pesan tom yam ayam, karena pacar saya nggak suka udang :| trus buat sayurnya saya pesan cah kangkung terasi. Soalnya saya inget di Pekanbaru pernah makan kangkung terasi (kalo disana istilahnya kangkung belacan) dan itu enaaak bgt :p
Untuk minumnya, pacar saya nyobain Thai Traditional tea...yang ternyata, cuma teh tarik, hahahaa....
Udah ni makan2nya, then urusan keuangan :p yaaa...harganya seperti yang sudah saya perkirakan dari dulu. Nggak ada yang di bawah 10rb :p kecuali minuman tentunya.... Kalau makan hanya sendiri atau berdua, bakal terasa mahalnya, karena porsi makanan disana tu lumayan banyak, bisa untuk 2-3 orang.
lebih enak kalo kesana ngajak temen2, berbanyak gitu jadi kalo patungan, jatuhnya lebih murah.
Waktu siang hari itu kami berempat, dengan menu yang saya sebut di atas, plus nasi putih dan minum teh panas, habis sekitar 84rb.
Lalu malamnya, dengan menu seperti yang sudah saya ceritakan tadi, plus 3 porsi nasi, teh panas dan teh tradisional tadi habis sekitar 60rb.
Hehehehee...begitulah, pertama kali nyobain saya langsung jatuh hati, cocok dengan rasanya. Kayanya saya bakalan sering maem disana.....dengan catatan keuangan juga mendukung, hwkwkwk.....
Kalau nama Phuket ya saya udah sering banget denger, udah tau juga dari dulu... Cuma yaaa....dulu, masih mahasiswa, kalo nggak gratisan, mana berani masuk ke resto yang dari namanya aja udah keliatan harganya :p
Setau saya, Phuket udah ada beberapa cabang di Yogyakarta. Yang kemarin kita kunjungi, deket sama kantor saya ada di Jalan HOS Cokroaminoto, pas setelah pom bensin dan sebelum rel kereta api. Selain disitu, yang saya tau ada juga di sebelum flyover lempuyangan kalo dari arah utara.
Siang itu kita pesen tom yam seafood, ayam goreng wijen, ayam bakar saus BBQ ala Phuket dan Salad mangga muda :) Pertama kali dengar sih ya aneh, tp setelah nyobain, segeeer!!! nggak begitu kecut, malah ada manisnya juga. ada taburan ikan teri nya juga, aneh kan... :|
ini nih salad mangga muda yang selanjutnya langsung jadi favorit saya :)
Kemudian menu wajib kalo maem Thai ya itu TOM YAM. Namanya tom yam, saya belum pernah nyobain sebelumnya. Alasannya sepele, takut nek harganya mahaaal :p *dasar mahasiswa* Setelah nyobain, ternyata....cocok banget sama lidah saya. Rasanya kan rempah banget tuh, asem manis campur2 gitu... Habis maem tom yam yang bumbunya kerasa banget, trus dilanjut maem salad mangga muda, rasanya jadi ada yang menetralisir :)
Pokoknya siang itu saya puas banget bisa maem Thai Food. Secara, baru pertama kali, dan saya langsung jatuh hati.
Hahaaa...ternyata maem siang itu belum memuaskan saya, karena Malamnya saya kesana lagi bareng pacar :D sekalian mau pamer tempat makan enak baru...
-__-
Ini tom yam ayam yang kita pesen :)
Masih tetep pesan salad mangga muda, tapi kali ini saya pesan tom yam ayam, karena pacar saya nggak suka udang :| trus buat sayurnya saya pesan cah kangkung terasi. Soalnya saya inget di Pekanbaru pernah makan kangkung terasi (kalo disana istilahnya kangkung belacan) dan itu enaaak bgt :p
Untuk minumnya, pacar saya nyobain Thai Traditional tea...yang ternyata, cuma teh tarik, hahahaa....
Udah ni makan2nya, then urusan keuangan :p yaaa...harganya seperti yang sudah saya perkirakan dari dulu. Nggak ada yang di bawah 10rb :p kecuali minuman tentunya.... Kalau makan hanya sendiri atau berdua, bakal terasa mahalnya, karena porsi makanan disana tu lumayan banyak, bisa untuk 2-3 orang.
lebih enak kalo kesana ngajak temen2, berbanyak gitu jadi kalo patungan, jatuhnya lebih murah.
Waktu siang hari itu kami berempat, dengan menu yang saya sebut di atas, plus nasi putih dan minum teh panas, habis sekitar 84rb.
Lalu malamnya, dengan menu seperti yang sudah saya ceritakan tadi, plus 3 porsi nasi, teh panas dan teh tradisional tadi habis sekitar 60rb.
Hehehehee...begitulah, pertama kali nyobain saya langsung jatuh hati, cocok dengan rasanya. Kayanya saya bakalan sering maem disana.....dengan catatan keuangan juga mendukung, hwkwkwk.....
Senin, 27 Juni 2011
Seigi no Mikata (Wajib Tonton buat adik2 yang merasa ditindas Kakaknya)
Hahahaaa...ini salah satu dorama favorit saia. Seigi no Mikata alias Ally of Justice.
Genre: Komedi
Rating menurut saia: 5 of 5, ceritanya bikin ngakak, nggak ngebosenin, selalu pengin segera nonton lanjutannya.
Nakata Youko (Shida Mirai) mempunyai seorang kakak perempuan yaitu Nakata Makiko (Yamada Yu). Youko adalah anak perempuan biasa yang sedang-sedang saja. Entah kenapa dia tidak pernah bisa menolak perintah dari kakaknya,walaupun itu menyengsarakannya.
Shida Mirai yang maen jadi Youko ini imut banget, apalagi ekspresinya saat dibully sama kakaknya tu lucu buanget n bikin ngakak... Kaya yang ini nih, Tampang oon Youko buat menghindari orang2 pervert di kereta sesuai saran dari sang kakak, Makiko.
Sedangkan Makiko dalam pandangan orang-orang adalah seorang wanita yang sempurna, cantik, pintar, lulus dari universitas ternama dan sekarang bekerja di kantor pemerintahan yang bergengsi.
Sialnya, sang adik, Youko selalu disiksa dan menjadi korban kekejaman kakak perempuannya itu demi mencapai tujuannya, entah itu lelaki ataupun makanan. :p
Nih salah satu Penyiksaan Makiko terhadap Youko:
Mana ada adek yang disuruh nggendong kakaknya?? :p
Hahahaa...emang Makiko ni terkenal ga mau kalah. Apalagi kalo urusan makanan!!!
Bayangin aja dia nyuruh adiknya lari-lari pulang sekolah buat beli bento (lunch box) diskonan.
Sampe di toko, bento nya udah habis dan si Youko ni sampe ngemis2 minta agar dia boleh membeli bento terakhir pada seorang cowok... ternyata cowok ini adalah cowok yang lagi ditaksir kakaknya!!! >.< Youko pun melakukan berbagai macam cara agar kakaknya bisa menikah dengan cowok itu, Yoshikawa Naoki (Osamu Mukai). Dalam pikiran Youko, kalo Makiko udah menikah dan tinggal bersama suaminya, dia bisa bebas dari perbudakan Makiko :)) Memang pada akhirnya Makiko dan Naoki menikah,
namun cerita nggak selesai begitu aja disini... Belum lagi ketika Makiko terlibat konfilk dengan Ibu Mertuanya, dimana dia menumbalkan Youko :p
Sayangnya semua ke-evil-an Makiko berakhir dengan bahagia, dimana justru membawa kebahagiaan bagi orang lain, dan dipuji-puji oleh orang lain sehingga Makiko mendapat predikat Ally of Justice. Bahkan saat-saat terakhir dia mau bercerai dengan Naoki :)
Hwkwkwk....seru bgt nonton film ini. ngakak terussss... Jadi gemes sama Makiko yang suka ngebully adiknya sendiri.
Buat yang pengin nonton silakan download lewat Indowebster sini
Hahahaa....ni nih tambahan screen shoot beberapa episodenya :
Oia buat yang ngincer cowok2 cakep, disini ada Osamu Mukai dan Kanata Hongo. Osamu Mukai kan jadi suami Makiko, sedangkan Hongo jadi Okamoto Riku, cowok yang suka n disukai Youko, hehehe...
Genre: Komedi
Rating menurut saia: 5 of 5, ceritanya bikin ngakak, nggak ngebosenin, selalu pengin segera nonton lanjutannya.
Nakata Youko (Shida Mirai) mempunyai seorang kakak perempuan yaitu Nakata Makiko (Yamada Yu). Youko adalah anak perempuan biasa yang sedang-sedang saja. Entah kenapa dia tidak pernah bisa menolak perintah dari kakaknya,walaupun itu menyengsarakannya.
Shida Mirai yang maen jadi Youko ini imut banget, apalagi ekspresinya saat dibully sama kakaknya tu lucu buanget n bikin ngakak... Kaya yang ini nih, Tampang oon Youko buat menghindari orang2 pervert di kereta sesuai saran dari sang kakak, Makiko.
Sedangkan Makiko dalam pandangan orang-orang adalah seorang wanita yang sempurna, cantik, pintar, lulus dari universitas ternama dan sekarang bekerja di kantor pemerintahan yang bergengsi.
Sialnya, sang adik, Youko selalu disiksa dan menjadi korban kekejaman kakak perempuannya itu demi mencapai tujuannya, entah itu lelaki ataupun makanan. :p
Nih salah satu Penyiksaan Makiko terhadap Youko:
Mana ada adek yang disuruh nggendong kakaknya?? :p
Hahahaa...emang Makiko ni terkenal ga mau kalah. Apalagi kalo urusan makanan!!!
Bayangin aja dia nyuruh adiknya lari-lari pulang sekolah buat beli bento (lunch box) diskonan.
Sampe di toko, bento nya udah habis dan si Youko ni sampe ngemis2 minta agar dia boleh membeli bento terakhir pada seorang cowok... ternyata cowok ini adalah cowok yang lagi ditaksir kakaknya!!! >.< Youko pun melakukan berbagai macam cara agar kakaknya bisa menikah dengan cowok itu, Yoshikawa Naoki (Osamu Mukai). Dalam pikiran Youko, kalo Makiko udah menikah dan tinggal bersama suaminya, dia bisa bebas dari perbudakan Makiko :)) Memang pada akhirnya Makiko dan Naoki menikah,
namun cerita nggak selesai begitu aja disini... Belum lagi ketika Makiko terlibat konfilk dengan Ibu Mertuanya, dimana dia menumbalkan Youko :p
Sayangnya semua ke-evil-an Makiko berakhir dengan bahagia, dimana justru membawa kebahagiaan bagi orang lain, dan dipuji-puji oleh orang lain sehingga Makiko mendapat predikat Ally of Justice. Bahkan saat-saat terakhir dia mau bercerai dengan Naoki :)
Hwkwkwk....seru bgt nonton film ini. ngakak terussss... Jadi gemes sama Makiko yang suka ngebully adiknya sendiri.
Buat yang pengin nonton silakan download lewat Indowebster sini
Hahahaa....ni nih tambahan screen shoot beberapa episodenya :
Oia buat yang ngincer cowok2 cakep, disini ada Osamu Mukai dan Kanata Hongo. Osamu Mukai kan jadi suami Makiko, sedangkan Hongo jadi Okamoto Riku, cowok yang suka n disukai Youko, hehehe...
MAOU (Ikuta Toma Dorama Collection 1)
Hohoho...setelah sekian lama ngeblog isinya cuma curhat melulu, sekarang saia mo posting Doramanya Ikuta Toma. Sengaja saia pilih yang pertama adalah Maou, bukan HanaKimi, karena sepertinya Hanakimi udah banyak dibahas. Sebenarnya di postingan saia yang my favourite -Ikuta Toma- sudah sedikit saia singgung tentan dorama ini. tapi tak papalah, disini saia coba cerita lebih detil tentang Maou.
Genre : Suspense
Rating menurut saia: 4 of 5, nggak suka endingnya, trik-triknya ada yang ngga dikasih tau penyelesaiannya, Serizawa perannya ngenes banget.
Ikuta Toma berperan sebagai Serizawa Naoto, seorang detektif polisi.
Lawan mainnya adalah Ohno Satoshi, yang berperan sebagai Naruse Ryo, seorang pengacara bermuka dua. Di satu sisi, Naruse Ryo adalah pengacara yang disebut angel oleh klien-kliennya karena dia bisa membantu kliennya bebas.
Namun sebenarnya Naruse Ryo adalah aktor intelektual dari berbagai kejahatan pembunuhan yang motif sebenarnya adalah balas dendam pada Serizawa Naoto.
Satu persatu sahabat dekat Serizawa Naoto menjadi korban pembunuhan misterius. Ironisnya, sang tersangka selalu mendapatkan Naruse Ryo sebagai pengacaranya. Dengan Naruse Ryo sebagai pembela, para tersangka pembunuhan sahabat2 Serizawa hampir semuanya mendapatkan kebebasan. Hal ini tidak bisa diterima oleh Serizawa yang menganggap itu merupakan ketidakadilan bagi sahabatnya yang mati terbunuh.
Apa sebenarnya motif balas dendam Ryo Naruse? Sepertinya berhubungan dengan masa lalu Serizawa, dimana ia pernah menusuk teman sekelasnya hingga meninggal, namun Serizawa dinyatakan tidak bersalah karena hal tersebut merupakan upaya membela diri.
Dalam mengungkap kasus pembunuhan sahabat-sahabatnya, Serizawa meminta bantuan Sakita Shiori, yang dapat melihat masa lalu dari benda yang ada dihadapannya.
Dengan bekal penglihatan dari Shiori, Serizawa berusaha mengungkap misteri-misteri yang semakin menyudutkannya. Apakah Serizawa akan berhasil mengungkap misteri tersebut? Apa hubungan Naruse Ryo dengan masa lalu Serizawa?
Begitulah... aku suka dorama ini karena di sini Toma berperan serius, jauh beda daripada perannya sebagai Nakatsu Shuichi di Hana Kimi.
Sayangnya, menurutku peran Serizawa Naoto terlalu ngenes... Dia tampak selalu dalam keadaan tertekan karena kepergian sahabat-sahabat dekatnya, bahkan kakak kandungnya juga ikutan mati :(
So far so good... Trus soundtrack openingnya Truth by Arashi bisa didownload di sini.
Kalau tertarik nonton dorama ini bisa juga download dari Indowebster di sini
Kalau malas download minta saja sama saia, hehehee....
Ini bonusnya screenshoot dari Maou episode 1 :
Genre : Suspense
Rating menurut saia: 4 of 5, nggak suka endingnya, trik-triknya ada yang ngga dikasih tau penyelesaiannya, Serizawa perannya ngenes banget.
Ikuta Toma berperan sebagai Serizawa Naoto, seorang detektif polisi.
Lawan mainnya adalah Ohno Satoshi, yang berperan sebagai Naruse Ryo, seorang pengacara bermuka dua. Di satu sisi, Naruse Ryo adalah pengacara yang disebut angel oleh klien-kliennya karena dia bisa membantu kliennya bebas.
Namun sebenarnya Naruse Ryo adalah aktor intelektual dari berbagai kejahatan pembunuhan yang motif sebenarnya adalah balas dendam pada Serizawa Naoto.
Satu persatu sahabat dekat Serizawa Naoto menjadi korban pembunuhan misterius. Ironisnya, sang tersangka selalu mendapatkan Naruse Ryo sebagai pengacaranya. Dengan Naruse Ryo sebagai pembela, para tersangka pembunuhan sahabat2 Serizawa hampir semuanya mendapatkan kebebasan. Hal ini tidak bisa diterima oleh Serizawa yang menganggap itu merupakan ketidakadilan bagi sahabatnya yang mati terbunuh.
Apa sebenarnya motif balas dendam Ryo Naruse? Sepertinya berhubungan dengan masa lalu Serizawa, dimana ia pernah menusuk teman sekelasnya hingga meninggal, namun Serizawa dinyatakan tidak bersalah karena hal tersebut merupakan upaya membela diri.
Dalam mengungkap kasus pembunuhan sahabat-sahabatnya, Serizawa meminta bantuan Sakita Shiori, yang dapat melihat masa lalu dari benda yang ada dihadapannya.
Dengan bekal penglihatan dari Shiori, Serizawa berusaha mengungkap misteri-misteri yang semakin menyudutkannya. Apakah Serizawa akan berhasil mengungkap misteri tersebut? Apa hubungan Naruse Ryo dengan masa lalu Serizawa?
Begitulah... aku suka dorama ini karena di sini Toma berperan serius, jauh beda daripada perannya sebagai Nakatsu Shuichi di Hana Kimi.
Sayangnya, menurutku peran Serizawa Naoto terlalu ngenes... Dia tampak selalu dalam keadaan tertekan karena kepergian sahabat-sahabat dekatnya, bahkan kakak kandungnya juga ikutan mati :(
So far so good... Trus soundtrack openingnya Truth by Arashi bisa didownload di sini.
Kalau tertarik nonton dorama ini bisa juga download dari Indowebster di sini
Kalau malas download minta saja sama saia, hehehee....
Ini bonusnya screenshoot dari Maou episode 1 :
Sabtu, 25 Juni 2011
It's Just Me...and the things I don't like
Call me old fashioned... I don't like what most people like.
Sudah dari dulu saia menyadarinya. Apa yang kebanyakan orang suka, membuat saia seperti anti pada hal itu. Jaman dulu waktu SMP, anak2 yang lain tergila-gila sama band2an dan pada histeris kalo liat playernya, aku menganggapnya hal yang biasa. malah sedikit anti dengan segala macam band2an itu. Pada bilang anak band itu keren, saia bilang biasa aja tuh... *rasanya kualat krn pacar saia skrg anak band, yg bercita2 jd musisi*
Entahlah, mungkin ada sedikit unsur iri hati :p karena saia tidak bisa bergabung dengan mereka yang dekat dengan anak band. Yeah, saia yg dulu tidak kenal band2an, yang saia tau cuma belajar biar ranking satu. How ironic, i think...
Sekarang ni lagi ngetrend Kpop dan k dorama... apapunlah yg berbau Korea, sampe2 di Indo juga bermunculan boyband2 yang stylenya kekorea2an... Hmmm...mau mempengaruhi saia biar suka nonton K-dorama?? nanti dulu... Call me old fashioned... ketika sudah pada mulai meninggalkan J-dorama, saia baru mulai kenal... makanya sekarang saia masih males untuk mulai nonton K-dorama. ntarlah, kalo kalian yang skrang sudah pada bosen K-dorama, dan beralih ke yang lain, baru mungkin saia bakal mulai nonton K-dorama :p
Hahhaa...jadi inget jaman SMA, beberapa J-dorama sempat ditayangkan di tipi. Ada Itazura na Kiss, yang satu sahabat saia itu seneng banget sama dorama itu. Saking senengnya sampe dibela-belain pinjem VCDnya berkali-kali :p Saia?? waktu itu sama sekali nggak tertarik...
Entahlah saia juga bingung kenapa...
Sampe sekarang... kebiasaan itu masih terbawa. Apa yang ngetrend saat ini, justru saia cenderung menghindarinya. Malas kalo kembaran dengan banyak orang. Seperti demam Bebeh, hape qwerty, touchscreen dll. Hape candybar saia, C-5 yang bentuknya sangat old fashioned sudah cukup. Kemaren sempat pengin ganti, tp bukan bebeh, bukan qwerty bukan touchscreen tp justru flipflop/clamshell. Penyebabnya karena lagi keranjingan nonton dorama dan orang2 di jepang sana kan banyak yg pake model flip flop gitu :p
Tapi nggak jadi. nggak ada duitnya :p kalopun ada, masih eman2 kalo mo dipake ganti hape. Apalagi mamah saia itu punya kebiasaan kalo punya barang elektronik ya dipake dlu sampe bener2 rusak n ga bisa dipake baru beli lagi yang baru.
Begitulah di keluarga saia nggak usum yang namanya tukar tambah hape. Jadinya kalo saia mo nuker ni C-5, masih pikir2 lagi takut diomelin mamah :p
Bukan saia anti sama yg pada pake bebeh... Yang saia anti itu mereka yang pake bebeh cuman buat gaol-gaolan aja, pake bebeh karena smua temen2nya dah pada pake...Capede... apalagi beli bebeh ato android cm biar bisa apdet statusnya ada tulisan "via Blackberry" atau "via Android"
omaigod...emang murah apa ngopeni gadget mahal gitu... mending2 kalo beli pake nabung duit sendiri...nah kalo yang saking penginnya tapi ga da duit njuk ngutang??? Apa ya g pake prioritas gituh...
No offense please, this is just my personal opinion... Teman saia yang sudah pada kerja banyak yang pake bebeh, dan saia biasa ajah sama mereka karena saia tau mereka memang membutuhkannya. banyak juga yang nanyain saia sudah pake bebeh ato belom, ya saia jawab aja kayanya saia nggak bakal pnya bebeh :p gpp kan tanpa bebeh silaturahmi masih bisa tetep jalan... :)
Hah...sempat khawatir juga ntar saia kualat lagi. Udah ngomong panjang lebar ga suka bebeh gini, eh besok malahan beli bebeh :)) Insya Allah enggak... Buat saia yang gaji pas-pasan gini, masih harus nabung buat masa depan, daripada buat beli gadget mahal seperti itu, mending saia tabung duitnya buat bersenang2 di masa depan, hohohooo....
Intinya...saia mencoba sedikit merefleksi diri sendiri juga. Dulu jaman masih ababil -yah siapapun pernah mengalami masa2 labil saat remaja- buat saia itu jaman SMP dan SMA, saia tidak suka sesuatu yang saia tidak bisa masuk ke dalamnya. I don't like because I don't know. Nggak kenal maka nggak cinta. Buktinya dlu saia nggak suka band2an, sekarang saia bisa punya pacar anak band. Dia yang mengenalkan saia pada salah satu band favoritnya, Sheila on 7, dia yang mengajarkan pada saia lagu2 yang bisa memberikan semangat, menemani dalam segala suasana. dan sekarang saia nggak se anti itu sama band2an...
Then, tentang demam bebeh itu, saia anggap terjadi ketika saia sudah keluar dari masa2 labil saia. Jadi ketidaksukaan saia itu bukan karena saia belum pernah pake bebeh, ato karena iri dengan mereka yang pake bebeh, tapi cenderung prihatin dengan perilaku anak2 sekarang yang hanya mengedepankan mode saja :( seolah2 mendewakan gadget itu...
Harapan saia sih semoga kelakuan mereka itu sumbut dengan apa yang menjadi kewajiban mereka misalnya yang masih pada sekolah juga gak lupa belajar. Jangan sampai karena gadget itu menjadikan seseorang terisolasi dari dunia sosialnya dan hanya terjebak berkelana di dunia maya.
Amin :)
Sudah dari dulu saia menyadarinya. Apa yang kebanyakan orang suka, membuat saia seperti anti pada hal itu. Jaman dulu waktu SMP, anak2 yang lain tergila-gila sama band2an dan pada histeris kalo liat playernya, aku menganggapnya hal yang biasa. malah sedikit anti dengan segala macam band2an itu. Pada bilang anak band itu keren, saia bilang biasa aja tuh... *rasanya kualat krn pacar saia skrg anak band, yg bercita2 jd musisi*
Entahlah, mungkin ada sedikit unsur iri hati :p karena saia tidak bisa bergabung dengan mereka yang dekat dengan anak band. Yeah, saia yg dulu tidak kenal band2an, yang saia tau cuma belajar biar ranking satu. How ironic, i think...
Sekarang ni lagi ngetrend Kpop dan k dorama... apapunlah yg berbau Korea, sampe2 di Indo juga bermunculan boyband2 yang stylenya kekorea2an... Hmmm...mau mempengaruhi saia biar suka nonton K-dorama?? nanti dulu... Call me old fashioned... ketika sudah pada mulai meninggalkan J-dorama, saia baru mulai kenal... makanya sekarang saia masih males untuk mulai nonton K-dorama. ntarlah, kalo kalian yang skrang sudah pada bosen K-dorama, dan beralih ke yang lain, baru mungkin saia bakal mulai nonton K-dorama :p
Hahhaa...jadi inget jaman SMA, beberapa J-dorama sempat ditayangkan di tipi. Ada Itazura na Kiss, yang satu sahabat saia itu seneng banget sama dorama itu. Saking senengnya sampe dibela-belain pinjem VCDnya berkali-kali :p Saia?? waktu itu sama sekali nggak tertarik...
Entahlah saia juga bingung kenapa...
Sampe sekarang... kebiasaan itu masih terbawa. Apa yang ngetrend saat ini, justru saia cenderung menghindarinya. Malas kalo kembaran dengan banyak orang. Seperti demam Bebeh, hape qwerty, touchscreen dll. Hape candybar saia, C-5 yang bentuknya sangat old fashioned sudah cukup. Kemaren sempat pengin ganti, tp bukan bebeh, bukan qwerty bukan touchscreen tp justru flipflop/clamshell. Penyebabnya karena lagi keranjingan nonton dorama dan orang2 di jepang sana kan banyak yg pake model flip flop gitu :p
Tapi nggak jadi. nggak ada duitnya :p kalopun ada, masih eman2 kalo mo dipake ganti hape. Apalagi mamah saia itu punya kebiasaan kalo punya barang elektronik ya dipake dlu sampe bener2 rusak n ga bisa dipake baru beli lagi yang baru.
Begitulah di keluarga saia nggak usum yang namanya tukar tambah hape. Jadinya kalo saia mo nuker ni C-5, masih pikir2 lagi takut diomelin mamah :p
Bukan saia anti sama yg pada pake bebeh... Yang saia anti itu mereka yang pake bebeh cuman buat gaol-gaolan aja, pake bebeh karena smua temen2nya dah pada pake...Capede... apalagi beli bebeh ato android cm biar bisa apdet statusnya ada tulisan "via Blackberry" atau "via Android"
omaigod...emang murah apa ngopeni gadget mahal gitu... mending2 kalo beli pake nabung duit sendiri...nah kalo yang saking penginnya tapi ga da duit njuk ngutang??? Apa ya g pake prioritas gituh...
No offense please, this is just my personal opinion... Teman saia yang sudah pada kerja banyak yang pake bebeh, dan saia biasa ajah sama mereka karena saia tau mereka memang membutuhkannya. banyak juga yang nanyain saia sudah pake bebeh ato belom, ya saia jawab aja kayanya saia nggak bakal pnya bebeh :p gpp kan tanpa bebeh silaturahmi masih bisa tetep jalan... :)
Hah...sempat khawatir juga ntar saia kualat lagi. Udah ngomong panjang lebar ga suka bebeh gini, eh besok malahan beli bebeh :)) Insya Allah enggak... Buat saia yang gaji pas-pasan gini, masih harus nabung buat masa depan, daripada buat beli gadget mahal seperti itu, mending saia tabung duitnya buat bersenang2 di masa depan, hohohooo....
Intinya...saia mencoba sedikit merefleksi diri sendiri juga. Dulu jaman masih ababil -yah siapapun pernah mengalami masa2 labil saat remaja- buat saia itu jaman SMP dan SMA, saia tidak suka sesuatu yang saia tidak bisa masuk ke dalamnya. I don't like because I don't know. Nggak kenal maka nggak cinta. Buktinya dlu saia nggak suka band2an, sekarang saia bisa punya pacar anak band. Dia yang mengenalkan saia pada salah satu band favoritnya, Sheila on 7, dia yang mengajarkan pada saia lagu2 yang bisa memberikan semangat, menemani dalam segala suasana. dan sekarang saia nggak se anti itu sama band2an...
Then, tentang demam bebeh itu, saia anggap terjadi ketika saia sudah keluar dari masa2 labil saia. Jadi ketidaksukaan saia itu bukan karena saia belum pernah pake bebeh, ato karena iri dengan mereka yang pake bebeh, tapi cenderung prihatin dengan perilaku anak2 sekarang yang hanya mengedepankan mode saja :( seolah2 mendewakan gadget itu...
Harapan saia sih semoga kelakuan mereka itu sumbut dengan apa yang menjadi kewajiban mereka misalnya yang masih pada sekolah juga gak lupa belajar. Jangan sampai karena gadget itu menjadikan seseorang terisolasi dari dunia sosialnya dan hanya terjebak berkelana di dunia maya.
Amin :)
Jumat, 24 Juni 2011
Marriage :)
Hmm….. posting ini bukan tentang rencana merit saia lho :p hanya sekedar sharing hasil pemikiran saia yang dilatarbelakangi banyaknya undangan perkawinan akhir-akhir ini. Begitulah, di tahun ini saia berumur 24 tahun, dan sekarang ini bulan Juni, memang sudah saatnya satu persatu teman baik teman sekolah maupun kuliahh dan juga kerabat yang sepantaran pada mulai melepas masa lajang. Mungkin karena dinilai sebagai bulan baik untuk menikah, dan sekalian dipaskan sebelum puasa, jadi bulan ini saia menerima cukup banyak undangan pernikahan.
Menerima begitu banyak undangan, baru pertama kali terjadi di sepanjang hidup saia. Hahaha….untungnya sekarang sudah berpenghasilan sendiri, jadi bisa bangga nyumbang pake duit sendiri :p *kalo akhir bulan kanker itu udah biasa*
Bukan mau ngomongin tentang kondangan ataupun sumbangannya, tapi cenderung ke pernikahannya sendiri. Saat memberikan ucapan selamat biasanya saia ditanya: “Kapan nyusul?” Heheehee…saya Cuma ketawa sambil jawab, “Ya entarlah kalo dah saatnya :p”
Saia ngerti maksud pertanyaan itu merupakan ungkapan perhatian atau jelek-jeleknya hanya basa – basi. Tapi semakin sering ditanya begitu, lama-lama jadi agak risih juga. Memang ada rasa iri melihat teman2 yang seumuran, bahkan ada yang lebih muda bersanding bahagia di pelaminan, tapi sesungguhnya saia berpikir lebih jauh…
Buat saia saat ini pernikahan itu masiiiih jauuuuuuh buanget.
Jadi kadang saia merasa kagum dan salut buat mereka, rekan seumuran yang sudah pada melepas masa lajang. Keren… sudah siap menjadi seorang istri, menjadi calon ibu. Siap dengan tanggungjawab yang jauh lebih besar.
Kemudian saia juga sempat mendiskusikan masalah ini dengan pacar saia. Haha, kalo dia sih jangan ditanya, lulus aja belum :p masih banyak yg pengin dia lakukan dlu selagi single, jadinya saia juga nggak mau terkesan terlalu memaksakan untuk segera berkomitmen. Walaupun dalam hati ada rasa pengin juga buat sekedar nikah… tapi jangan salah ya, yang saia pengin itu Cuma dandannya yang cantik, pake kebaya bagus, difoto dan jadi pusat perhatian banyak orang hahaa…. Penginnya Cuma itunya tok, pas hari H, pas pestanya. Untuk ke belakang2nya aku belom mikirin :p
Dengan usia saia yang sekarang ini, 24 tahun, hampir seperempat abad, mungkin bagi sebagian besar orang merupakan usia yang ideal untuk menikah. Mungkin karena umur segitu sudah dianggap siap jasmani, bisa menghasilkan sel telur yang baik, siap untuk mengandung dan melahirkan, juga siap secara rohani, secara mental dan emosinya sebagai istri, sebagai calon ibu.
Tapi yang menentukan IDEAL itu siapa? Kata mamah saia kalo mau nikah itu ya IDEALnya sudah sama-sama bekerja. Banyak juga teman kuliah yang sudah menikah sewaktu masih kuliah. Mamah saia termasuk orang yang menentang hal tersebut :p karena idealnya mamah saia itu ya seperti itu tadi, dua-duanya sudah bekerja.
Kalo menurut pacar saia, boleh nikah asal sudah “Siap melupakan mimpi ego muda” dan harus “Memperjuangkan masa depan anak”, ngutip lagunya abang2 Sheila, “Generasi Patah Hati”
Dan dia dengan terang-terangan bilang “Aku belum sanggup buat itu.” ;p Okelah dia masih pengin jadi musisi dulu, aku Cuma bisa mengamini, moga2 impiannya bisa jadi kenyataan, sukur2 bisa menghidupi anak istrinya besok :p
Dia masih pengin berkelana di dunia musik, katanya bisa jadi bahan cerita ke juniornya besoook. Kalau saia pikir benar juga ya, mumpung masih single, masih ada kesempatan untuk melakukan banyak hal, yang nantinya pengalaman itu bisa kita bagikan ke anak2 kita ;p
Kayanya so sweet banget besok bisa cerita ke junior ,”Papah tu dari kuliah udah gondrong lho :p” trus junior bilang,”Aku juga mo gondrong kaya papah!!” Hwkwkwkk…. Lucu aja mbayanginnya :p
Aminnn!!
Hufff…..Idealnya masing-masing orang itu kan beda… jadi begitulah saia sekarang nggak begitu ngoyo. Nggak memaksakan kehendak harus nikah usia berapa. Buat saia sendiri, masih pengin kuliah S2 juga… masih banyak tempat yang pengin dijelajahi, mumpung masih single… Itung-itung biar sabar nunggu dilamar, hehee… :p
Menerima begitu banyak undangan, baru pertama kali terjadi di sepanjang hidup saia. Hahaha….untungnya sekarang sudah berpenghasilan sendiri, jadi bisa bangga nyumbang pake duit sendiri :p *kalo akhir bulan kanker itu udah biasa*
Bukan mau ngomongin tentang kondangan ataupun sumbangannya, tapi cenderung ke pernikahannya sendiri. Saat memberikan ucapan selamat biasanya saia ditanya: “Kapan nyusul?” Heheehee…saya Cuma ketawa sambil jawab, “Ya entarlah kalo dah saatnya :p”
Saia ngerti maksud pertanyaan itu merupakan ungkapan perhatian atau jelek-jeleknya hanya basa – basi. Tapi semakin sering ditanya begitu, lama-lama jadi agak risih juga. Memang ada rasa iri melihat teman2 yang seumuran, bahkan ada yang lebih muda bersanding bahagia di pelaminan, tapi sesungguhnya saia berpikir lebih jauh…
Buat saia saat ini pernikahan itu masiiiih jauuuuuuh buanget.
Jadi kadang saia merasa kagum dan salut buat mereka, rekan seumuran yang sudah pada melepas masa lajang. Keren… sudah siap menjadi seorang istri, menjadi calon ibu. Siap dengan tanggungjawab yang jauh lebih besar.
Kemudian saia juga sempat mendiskusikan masalah ini dengan pacar saia. Haha, kalo dia sih jangan ditanya, lulus aja belum :p masih banyak yg pengin dia lakukan dlu selagi single, jadinya saia juga nggak mau terkesan terlalu memaksakan untuk segera berkomitmen. Walaupun dalam hati ada rasa pengin juga buat sekedar nikah… tapi jangan salah ya, yang saia pengin itu Cuma dandannya yang cantik, pake kebaya bagus, difoto dan jadi pusat perhatian banyak orang hahaa…. Penginnya Cuma itunya tok, pas hari H, pas pestanya. Untuk ke belakang2nya aku belom mikirin :p
Dengan usia saia yang sekarang ini, 24 tahun, hampir seperempat abad, mungkin bagi sebagian besar orang merupakan usia yang ideal untuk menikah. Mungkin karena umur segitu sudah dianggap siap jasmani, bisa menghasilkan sel telur yang baik, siap untuk mengandung dan melahirkan, juga siap secara rohani, secara mental dan emosinya sebagai istri, sebagai calon ibu.
Tapi yang menentukan IDEAL itu siapa? Kata mamah saia kalo mau nikah itu ya IDEALnya sudah sama-sama bekerja. Banyak juga teman kuliah yang sudah menikah sewaktu masih kuliah. Mamah saia termasuk orang yang menentang hal tersebut :p karena idealnya mamah saia itu ya seperti itu tadi, dua-duanya sudah bekerja.
Kalo menurut pacar saia, boleh nikah asal sudah “Siap melupakan mimpi ego muda” dan harus “Memperjuangkan masa depan anak”, ngutip lagunya abang2 Sheila, “Generasi Patah Hati”
Dan dia dengan terang-terangan bilang “Aku belum sanggup buat itu.” ;p Okelah dia masih pengin jadi musisi dulu, aku Cuma bisa mengamini, moga2 impiannya bisa jadi kenyataan, sukur2 bisa menghidupi anak istrinya besok :p
Dia masih pengin berkelana di dunia musik, katanya bisa jadi bahan cerita ke juniornya besoook. Kalau saia pikir benar juga ya, mumpung masih single, masih ada kesempatan untuk melakukan banyak hal, yang nantinya pengalaman itu bisa kita bagikan ke anak2 kita ;p
Kayanya so sweet banget besok bisa cerita ke junior ,”Papah tu dari kuliah udah gondrong lho :p” trus junior bilang,”Aku juga mo gondrong kaya papah!!” Hwkwkwkk…. Lucu aja mbayanginnya :p
Aminnn!!
Hufff…..Idealnya masing-masing orang itu kan beda… jadi begitulah saia sekarang nggak begitu ngoyo. Nggak memaksakan kehendak harus nikah usia berapa. Buat saia sendiri, masih pengin kuliah S2 juga… masih banyak tempat yang pengin dijelajahi, mumpung masih single… Itung-itung biar sabar nunggu dilamar, hehee… :p
Selasa, 31 Mei 2011
Program Minimasi Air Limbah (W2M, Waste Water Minimize)
Program Minimasi Air Limbah (sering disingkat W2M saja)ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran air, dengan dasar pemikiran semakin banyak pemakaian air, semakin banyak limbahnya dan kemungkinan pencemaran semakin besar :)
hmm....mungkin nggak perlu ribet-ribet yah, sebenarnya program ini simpel banget, hanya mengutamakan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) pada sumber daya air. Program ini berupa kompetisi yang diikuti oleh para pelaku usaha, baik di bidang pariwisata (hotel dan mall), bidang industri dan pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit.
Boleh cek dulu web BLH Provinsi DIY di bawah ini :)
PENILAIAN EVALUASI PROGRAM WASTE WATER MINIMIZE (W2M) TAHUN 2011
Tahun 2011 ini merupakan tahun ketiga program evaluasi W2M. Pada awalnya, tahun 2009, kegiatan ini hanya diikuti oleh kegiatan perhotelan saja, namun saat ini sudah berkembahng, diikuti pula oleh kegiatan industri dan pelayanan kesehatan.
Tercatat, pada tahun ini evaluasi W2M diikuti oleh 15 kegiatan pariwisata yang terdiri dari 14 hotel dan 1 mall, 9 perusahaan/industri dan 13 rumah sakit. Industri yang ikut serta dalam program ini antara lain industri tekstil, penyamakan kulit, pelapisan logam dan industri susu ;)
Poin penilain terdiri dari Upaya (45 poin) dan Capaian 3R (55 poin, terdiri dari 18 poin untuk reduce dan 37 poin untuk Reuse dan Recycle).
beberapa hal yang dinilai dari poin Upaya adalah pemakaian jenis sumber air, dan program pengelolaan limbah cair. Misalnya saja pelaku usaha yang menggunakan air hujan, dia akan memperoleh nilai jauh lebih tinggi daripada pelaku usaha yang menggunakan air tanah. Kenapa? Karena air hujan itu gratis, dan diambil berapapun banyaknya tidak akan ada yang protes.
kemudian bagian yang kedua adalah pengelolaan limbah cair, termasuk kemana limbah cair tersebut dibuang, dan bagaimana kualitas limbahnya.
Bagian yang kedua adalah Capaian 3R, maksudnya disini dapat dihitung upaya 3R yang benar2 dilakukan.
Ambil contoh salah satu hotel bintang 5 di Jalan Palagan ;p
Hotel tersebut sudah melakukan reuse dan recycle, dimana air limbah yang sudah diolah tersebut ditampung di danau buatan yang kedap air kemudian disalurkan untuk penyiraman padang golf. dengan demikian dapat dikatakan upaya reuse dan recyclenya mencapai 100%.
Ini danau buatan yang dibawahnya sudah dilapisi terpal sehingga air nggak meresap ke tanah.
Rumah Sakit yang deket bunderan UGM itu juga sudah melakukan reuse recycle lho... mereka menggunakan air limbah terolah untuk penyiraman taman dan mengisi kolam ikan.
Hmmm....seru kan? dengan menggunakan air limbah terolah untuk menyiram taman, penggunaan air bersih bisa dihemat, terutamanya bisa mengurangi anggaran untuk bayar air, hehee....
Selain untuk penyiraman tanaman, air limbah terolah juga bisa digunakan pada cooling tower genset, seperti yang dilakukan salah satu hotel bintang lima di ujung jalan Ketandan :p
Upaya reduce yang bisa dilakukan pelaku usaha antara lain mengganti bak mandi dan bathub dengan shower, mengurangi peralatan penyediaan air, mengurangi volume air untuk flushing toilet, menambah tekanan pada keran wastafel dan shower sehingga dengan debit air yang sama, air memancar lebih keras.
Penggantian bathub dengan shower saja ini juga sempat menjadi perdebatan lho... sekarang kan kalau hotel ngakunya berbintang tapi nggak ada bathub juga diprotes oleh pelanggan.. :)
Humm,,,begitulah, program W2M ini sebenarnya bukan semata-mata kepentingan pemerintah, namun juga bermanfaat bagi pelaku usaha, dimana mereka bisa menggunakan format penilaian ini sebagai instrumen audit internal. Misalnya untuk mengontrol penggunaan air, sehingga tidak melebihi standar maksimum yang sudah ditetapkan.
Oiya...sampai lupa, namanya juga kompetisi, jadi pasti ada rewardnya... Dalam hal ini, reward diberikan kepada 10 pelaku usaha dengan poin tertinggi minimal kategori kuning.
Dalam Peraturan gubernur DIY Nomor 6 Tahun 2009 tentang Program Minimasi Air limbah, peserta W2M dikategorikan menjadi 4, yaitu kategori hijau untuk upaya 3R 81-100%, kategori biru untuk upaya 3R 61-80%, kategori kuning untuk upaya 3R sebesar 41-60% dan kategori merah untuk upaya 3R 21-40%.
Reward yang diberikan adalah pembebasan biaya pengujian limbah cair selama beberapa bulan, tergantung peringkatnya :) Ternyata, bagi pelaku usaha, reward ini cukup diincar, karena mereka bisa hemat beberapa juta dengan tidak membayar biaya pengujian limbah cair.
hmm....mungkin nggak perlu ribet-ribet yah, sebenarnya program ini simpel banget, hanya mengutamakan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) pada sumber daya air. Program ini berupa kompetisi yang diikuti oleh para pelaku usaha, baik di bidang pariwisata (hotel dan mall), bidang industri dan pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit.
Boleh cek dulu web BLH Provinsi DIY di bawah ini :)
PENILAIAN EVALUASI PROGRAM WASTE WATER MINIMIZE (W2M) TAHUN 2011
Tahun 2011 ini merupakan tahun ketiga program evaluasi W2M. Pada awalnya, tahun 2009, kegiatan ini hanya diikuti oleh kegiatan perhotelan saja, namun saat ini sudah berkembahng, diikuti pula oleh kegiatan industri dan pelayanan kesehatan.
Tercatat, pada tahun ini evaluasi W2M diikuti oleh 15 kegiatan pariwisata yang terdiri dari 14 hotel dan 1 mall, 9 perusahaan/industri dan 13 rumah sakit. Industri yang ikut serta dalam program ini antara lain industri tekstil, penyamakan kulit, pelapisan logam dan industri susu ;)
Poin penilain terdiri dari Upaya (45 poin) dan Capaian 3R (55 poin, terdiri dari 18 poin untuk reduce dan 37 poin untuk Reuse dan Recycle).
beberapa hal yang dinilai dari poin Upaya adalah pemakaian jenis sumber air, dan program pengelolaan limbah cair. Misalnya saja pelaku usaha yang menggunakan air hujan, dia akan memperoleh nilai jauh lebih tinggi daripada pelaku usaha yang menggunakan air tanah. Kenapa? Karena air hujan itu gratis, dan diambil berapapun banyaknya tidak akan ada yang protes.
kemudian bagian yang kedua adalah pengelolaan limbah cair, termasuk kemana limbah cair tersebut dibuang, dan bagaimana kualitas limbahnya.
Bagian yang kedua adalah Capaian 3R, maksudnya disini dapat dihitung upaya 3R yang benar2 dilakukan.
Ambil contoh salah satu hotel bintang 5 di Jalan Palagan ;p
Hotel tersebut sudah melakukan reuse dan recycle, dimana air limbah yang sudah diolah tersebut ditampung di danau buatan yang kedap air kemudian disalurkan untuk penyiraman padang golf. dengan demikian dapat dikatakan upaya reuse dan recyclenya mencapai 100%.
Ini danau buatan yang dibawahnya sudah dilapisi terpal sehingga air nggak meresap ke tanah.
Rumah Sakit yang deket bunderan UGM itu juga sudah melakukan reuse recycle lho... mereka menggunakan air limbah terolah untuk penyiraman taman dan mengisi kolam ikan.
Hmmm....seru kan? dengan menggunakan air limbah terolah untuk menyiram taman, penggunaan air bersih bisa dihemat, terutamanya bisa mengurangi anggaran untuk bayar air, hehee....
Selain untuk penyiraman tanaman, air limbah terolah juga bisa digunakan pada cooling tower genset, seperti yang dilakukan salah satu hotel bintang lima di ujung jalan Ketandan :p
Upaya reduce yang bisa dilakukan pelaku usaha antara lain mengganti bak mandi dan bathub dengan shower, mengurangi peralatan penyediaan air, mengurangi volume air untuk flushing toilet, menambah tekanan pada keran wastafel dan shower sehingga dengan debit air yang sama, air memancar lebih keras.
Penggantian bathub dengan shower saja ini juga sempat menjadi perdebatan lho... sekarang kan kalau hotel ngakunya berbintang tapi nggak ada bathub juga diprotes oleh pelanggan.. :)
Humm,,,begitulah, program W2M ini sebenarnya bukan semata-mata kepentingan pemerintah, namun juga bermanfaat bagi pelaku usaha, dimana mereka bisa menggunakan format penilaian ini sebagai instrumen audit internal. Misalnya untuk mengontrol penggunaan air, sehingga tidak melebihi standar maksimum yang sudah ditetapkan.
Oiya...sampai lupa, namanya juga kompetisi, jadi pasti ada rewardnya... Dalam hal ini, reward diberikan kepada 10 pelaku usaha dengan poin tertinggi minimal kategori kuning.
Dalam Peraturan gubernur DIY Nomor 6 Tahun 2009 tentang Program Minimasi Air limbah, peserta W2M dikategorikan menjadi 4, yaitu kategori hijau untuk upaya 3R 81-100%, kategori biru untuk upaya 3R 61-80%, kategori kuning untuk upaya 3R sebesar 41-60% dan kategori merah untuk upaya 3R 21-40%.
Reward yang diberikan adalah pembebasan biaya pengujian limbah cair selama beberapa bulan, tergantung peringkatnya :) Ternyata, bagi pelaku usaha, reward ini cukup diincar, karena mereka bisa hemat beberapa juta dengan tidak membayar biaya pengujian limbah cair.
Langganan:
Postingan (Atom)




















